yoldash.net

Singapore Airlines Sempat Terjun 1,8 Km Selama 4 Menit saat Turbulensi

Pesawat Singapore Airlines dilaporkan sempat bergerak terjun drastis hingga 6.000 kaki atau sekitar 1,8 kilometer ketika turbulensi hebat, Selasa (21/5).
Situasi kabin pesawat Singapore Airlines usai turbulensi parah. (REUTERS/Stringer)

Jakarta, Indonesia --

Pesawat Singapore Airlines dilaporkan sempat bergerak terjun drastis hingga 6.000 kaki atau sekitar 1,8 kilometer ketika turbulensi hebat terjadi pada Selasa (21/5). Pergerakan turun itu terjadi dalam waktu empat menit.

Channel NewsAsia (CNA) melaporkan berdasarkan data pelacakan penerbangan, pesawat Boeing 777-300ER tersebut sempat berada di ketinggian 37.000 kaki pada pukul 04.06 waktu setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, hanya dalam waktu empat menit, pesawat turun sebesar 6.000 kaki menjadi 31.000 kaki pada pukul 04.10 waktu setempat.

Menurut maskapai Singapore Airlines, pesawat penerbangan SQ321 mengalami turbulensi parah hingga terpaksa mendarat darurat di Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok, Thailand, pada pukul 15.45 waktu setempat, Selasa (21/5).

Maskapai menyebut ada 211 penumpang dalam penerbangan tersebut. Delapan belas di antaranya merupakan awak pesawat.

Menurut media lokal, sekitar 30 orang terluka dalam insiden tersebut. Sementara itu, satu korban tewas belum diketahui kewarganegaraannya.

Maskapai melaporkan hingga pukul 19.50 waktu Singapura, sebanyak 18 orang dilarikan ke rumah sakit. Dari jumlah itu, 12 di antaranya dirawat di rumah sakit.

Foto-foto yang dikirimkan kepada CNA menunjukkan kondisi pesawat pasca turbulensi. Salah satu foto memperlihatkan keadaan lantai dapur pesawat yang berserakan wadah makanan.

"Kami bekerja sama dengan pihak berwenang setempat di Thailand untuk memberikan bantuan medis yang dibutuhkan, dan mengirimkan tim ke Bangkok untuk memberikan bantuan tambahan yang diperlukan," demikian keterangan Singapore Airlines dalam unggahan di Facebook.

"Prioritas kami yakni memberikan seluruh bantuan yang krusial kepada seluruh penumpang dan awak kabin," lanjut maskapai.

(blq/bac)


[Gambas:Video CNN]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat