yoldash.net

Penumpang Beber Detik-detik Singapore Airlines Turbulensi Parah

Penumpang pesawat Singapore Airlines mengungkapkan kengerian saat pesawat yang ditumpanginya mengalami turbulensi parah hingga menewaskan satu orang.
Iliustrasi kabin pesawat. (iStock/Diy13)

Jakarta, Indonesia --

Seorang penumpang pesawat Singapore Airlines membeberkan kengerian saat pesawat yang ditumpanginya mengalami turbulensi parah hingga menewaskan satu orang dan melukai sekitar 30 orang.

Kepada Reuters, Dzafran Azmir (28) mengatakan bahwa Pesawat Boeing 777-300ER mendadak miring ke atas, berguncang, dan tiba-tiba bergerak turun drastis hingga melempar penumpang yang tak memakai sabuk pengaman ke langit-langit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beberapa orang sampai terbentur kepalanya ke kabin bagasi di atas kepala dan membuatnya penyok. Mereka mengenai tempat di mana lampu dan masker berada," kata Azmir.

Video-video yang beredar di media sosial menunjukkan bahwa ambulans berbaris di Bandara Internasional Suvarnabhumi Bangkok.

ADVERTISEMENT

Koresponden Sky Asia melaporkan sebanyak 30 orang diyakini mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

"Ada beberapa dugaan bahwa penerbangan menabrak kantong udara sebelum melakukan pendaratan darurat," kata koresponden Sky News.

Beberapa gambar yang beredar di media sosial juga menampilkan banyak barang-barang berserakan imbas insiden.

Menurut laporan, pesawat penerbangan SQ321 ini lepas landas dari London pada pukul 22.38 malam waktu setempat pada Senin.

Setelah mengalami turbulensi parah, pesawat akhirnya mendarat darurat di Thailand pada pukul 15.45 waktu setempat pada Selasa.

Berdasarkan data pelacakan penerbangan, pesawat Boeing 777-300ER ini sudah menjelajah di 37.000 kaki (11.280 meter) sebelum jatuh 6.000 kaki (1.830 meter) dalam waktu sekitar tiga menit.

Belum ada keterangan mengenai korban tewas dalam insiden ini.

Maskapai sementara itu menyebut ada 211 penumpang dalam penerbangan SQ321 tersebut. Delapan belas di antaranya merupakan awak pesawat.

"Kami bekerja dengan otoritas lokal di Thailand untuk menyediakan bantuan medis yang diperlukan, dan mengirim sebuah tim ke Bangkok untuk menyediakan bantuan tambahan," demikian keterangan Singapore Airlines dalam unggahan di Facebook.

"Prioritas kami yakni menyediakan seluruh bantuan yang memungkinkan kepada seluruh penumpang dan awak pesawat," lanjut maskapai.

(blq/bac)


[Gambas:Video CNN]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat