yoldash.net

5 Fakta Terbaru soal Penembakan PM Slovakia Robert Fico

Perdana Menteri Slovakia Robert Fico ditembak oleh seorang pria tak dikenal usai menghadiri sidang kabinet pada Rabu (15/5).
Perdana Menteri Slovakia Robert Fico ditembak oleh seorang pria tak dikenal usai menghadiri sidang kabinet pada Rabu (15/5). (REUTERS/RTV PRIEVIDZA)

Daftar Isi
  • 1. Kondisi Fico
  • 2. Pelaku langsung ditangkap
  • 3. Motif penembakan
  • 4. Tak ada korban lain
  • 5. Dunia kecam
Jakarta, Indonesia --

Perdana Menteri Slovakia Robert Fico ditembak oleh seorang pria tak dikenal usai menghadiri sidang kabinet pada Rabu (15/5).

Pelaku diduga melakukan percobaan pembunuhan karena menembak Fico hingga lima kali dari jarak dekat.

Berikut ini sejumlah fakta terbaru terkait penembakan sang PM.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Kondisi Fico

Setelah penembakan terjadi, Fico langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan helikopter ke Banska Bystrica.

Wakil Perdana Menteri Slovakia, Tomáš Taraba, mengatakan kondisi Fico saat ini tak lagi kritis.

"Untungnya, sejauh yang saya ketahui, operasi berjalan baik dan saya kira beliau akan membaik," kata Taraba kepada BBC.

Taraba menyampaikan Fico sebelumnya "terluka parah" dengan satu peluru menembus perutnya dan satu lagi mengenai persendian.

Kendati begitu, situasi kritis itu berhasil dilalui karena kesigapan tim membawa Fico ke rumah sakit.

2. Pelaku langsung ditangkap

Menurut keterangan para pejabat, aparat keamanan langsung menangkap pria bersenjata tersebut tak lama setelah penembakan.

3. Motif penembakan

Menteri Dalam Negeri Matúš Šutaj Eštok menduga upaya pembunuhan Fico bermotif politik. Dia mengatakan pelaku memutuskan untuk melakukan serangan setelah pemilihan presiden.

Menurut Estok, situasi politik di Slovakia panas akibat dari maraknya ujaran kebencian.

4. Tak ada korban lain

Para pejabat menyampaikan tak ada korban luka maupun jiwa dalam insiden tersebut selain Fico.

5. Dunia kecam

Presiden Slovakia mengecam penembakan terhadap Fico dengan mengatakan hal itu "merupakan serangan terhadap demokrasi."

Presiden Amerika Serikat Joe Biden ikut mengecam insiden ini. Biden mengatakan penembakan itu merupakan "tindakan kekerasan yang mengerikan."

Sejumlah pemimpin negara-negara Eropa, termasuk Presiden Ukraina Volodymyr Zelenksy dan Presiden Rusia Vladimir Putin, turut mengutuk serangan tersebut.

(blq/rds/bac)


[Gambas:Video CNN]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat