yoldash.net

China Semprot Wakil Israel di DK PBB karena Dianggap Tidak Sopan

Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun mengkritik perwakilan Israel di rapat Dewan Keamanan DK PBB karena dianggap lancang.
Dubes Israel untuk PBB Gilad Erdan disemprot wakil China karena dianggap tidak sopan terhadap wakil perempuan. (Getty Images via AFP/MICHAEL M. SANTIAGO)

Jakarta, Indonesia --

Duta Besar China untuk PBB Zhang Jun mengkritik duta besar Israel untuk PBB Gilad Erdan di rapat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) karena dianggap tidak sopan terhadap wakil perempuan.

Kritikan itu terekam dalam video dan beredar di media sosial. Zhang mencela Dubes Israel karena melontarkan omelan tak pantas terhadap UN Women di rapat DK PBB pada Rabu (22/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"UN Women memalukan. Memalukan. UN Women tak menjalankan tanggung jawab untuk memastikan bahwa semua perempuan dan anak perempuan setara," kata Erdan.

Dia tiba-tiba berhenti bicara dan terdengar suara Zhang.

ADVERTISEMENT

"Perwakilan Israel yang saya hormati, saya ingin mengingatkan Anda bahwa Anda bisa sepenuhnya mengungkapkan pendapat Anda yang berbeda dalam pernyataan Anda, tetapi tolong tunjukkan rasa hormat Anda setidaknya untuk orang yang diundang ke pertemuan ini," ujar Zhang.

Banner artikel Ceasefirenow

Dia kemudian berujar, "Ini adalah praktik dan aturan Dewan Keamanan yang konsisten yang harus dipatuhi setiap orang. Saya ingin mengingatkan Anda untuk memperhatikan ini."

China menjadi ketua DK PBB untuk bulan ini. Di rapat tersebut, mereka mengundang UN Women yang diwakili Direktur Eksekutif Sima Sami Bahous.

Negeri Tirai Bambu juga salah satu negara yang mendukung kemerdekaan Palestina dan mengecam pendudukan Israel di wilayah tersebut.

Israel belakangan ini menjadi sorotan karena agresi mereka di Palestina sejak 7 Oktober.

Sepanjang operasi, mereka menyerang warga dan objek sipil seperti sekolah, kamp pengungsi, hingga rumah sakit.

Imbas gempuran Israel, lebih dari 14.000 warga di Palestina meninggal, mayoritas anak-anak dan perempuan.

(isa/bac)


[Gambas:Video CNN]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat