yoldash.net

Gencatan Senjata Molor, Israel Bentrok dengan Sekutu Hamas di Gaza

Israel masih menggempur Jalur Gaza Palestina bahkan terlibat bentrok dengan milisi sekutu Hamas, Jihad Islam, meski telah menyepakati gencatan senjata.
Israel masih menggempur Jalur Gaza Palestina bahkan terlibat bentrok dengan milisi sekutu Hamas, Jihad Islam, meski telah menyepakati gencatan senjata. (AFP/MAHMUD HAMS)

Jakarta, Indonesia --

Israel dilaporkan masih menggempur Jalur Gaza Palestina hingga terlibat baku tembak dengan milisi di wilayah itu meski telah menyetujui perjanjian gencatan senjata pada Rabu (22/11).

Tak hanya dengan Hamas, milisi sekutunya, Jihad Islam, juga dilaporkan terlibat pertempuran dengan militer Israel di beberapa permukiman di Kota Gaza, Kamis (23/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Al Jazeera melaporkan sayap militer Jihad Islam, Brigade Al Quds, menargetkan 11 kendaraan militer Israel di bebera adaerah seperti permukiman Zeitoun, Tal Al Hawa, Shati, Sheikh Radwan, dan Juhor Ad Dik.

Belum jelas situasi pertempuran kedua belah di daerah-daerah tersebut. Namun, bentrokan ini terjadi setelah Israel dan Hamas menyepakati perjanjian gencatan senjata di Gaza pada Rabu.

ADVERTISEMENT

Semula, gencatan senjata dijadwalkan berlangsung selama empat hari mulai hari ini. Namun, Israel memaparkan kesepakatan gencatan senjata dan pembebasan sandera Hamas baru akan dimulai paling cepat Jumat (24/11) besok.

Al Jazeera memaparkan sampai saat ini kapan jadwal pasti gencatan senjata antara Hamas dan Israel belum jelas.

Banner artikel Ceasefirenow

Namun, Israel dan Amerika Serikat, negara yang ikut membantu negosiasi selain Qatar dan Mesir, memaparkan gencatan senjata mungkin bisa dimulai besok.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS Adrienne Watson mengatakan kepada media Negeri Paman Sam bahwa Gedung Putih "berharap penerapan gencatan senjata akan dimulai pada Jumat pagi".

Meski gencatan senjata telah disepakati, Israel masih terus menggempur Jalur Gaza, terutama wilayah di utara dan tengah.

Serangan Israel dilaporkan menghantam wilayah Deir el-Balah dan kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah.

Kantor berita Palestina, Wafa, menuturkan serangan Israel menghantam bangunan tempat tinggal hingga memicu kekhawatiran akan banyak kematian dan cedera.

Wafa juga melaporkan serangan Israel terjadi di lingkungan Sheikh Radwan di Kota Gaza.

Beberapa daerah di Khan Younis dan Rafah di selatan juga menjadi sasaran serangan udara Israel, termasuk sebuah bangunan yang menampung kelompok amal di sebelah Rumah Sakit Kuwait di Rafah.

Pasukan Israel juga dilaporkan menargetkan kru pertahanan sipil di Beit Lahiya di Gaza utara.

Sejauh ini, Al Jazeera telah mendapat laporan soal korban jiwa yang berjatuhan akibat gempuran Israel ke Gaza hari ini, terutama di utara tepatnya area Abu Iskander. Namun, jumlahnya belum pasti.

Abu Iskander terletak di barat Rumah Sakit Indonesia yang juga dikepung bombardir Israel sejak awal pekan ini.

(rds/rds)


[Gambas:Video CNN]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat