yoldash.net

Kronologi Anak Roy Marten Diduga Kena Tipu Penyewaan Vila Rp980 Juta

Kronologi anak Roy Marten, Monique Arditi Marten, diduga kena tipu penipuan sewa vila di Bali hingga Rp980 juta.
Kronologi anak Roy Marten, Monique Arditi Marten, diduga kena tipu penipuan sewa vila di Bali hingga Rp980 juta. (detikBali/Ahmad Firizqi Irwan)

Jakarta, Indonesia --

Anak Roy Marten, Monique Arditi Marten, menjadi korban dugaan penipuan penyewaan vila senilai Rp980 juta. Monique mengatakan sudah melakukan pembayaran sejak September 2023, namun hingga kini belum mendapatkan haknya sama sekali.

Hal tersebut yang kemudian membuatnya melapor ke Polda Bali dan penipuan tersebut diduga dilakukan Direktur Development CV Balijaya Property Rizky Paulus Kertameri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Monique mengungkapkan sudah membayar lunas biaya sewa vila 20 tahun pada September 2023 dengan jadwal seharusnya sudah disewakan kepada dirinya pada 27 September.

"Paul (Kertameri) bilang belum jadi, mundur sampai November, dan (mundur lagi) sampai Februari 2024," kata Monique setelah melaporkan Kertameri ke Polda Bali, seperti diberitakan detikcom, Rabu (15/5).

ADVERTISEMENT

Dalam perjanjian, kata Monique, ada klausul Paul Kertameri wajib mengganti ke lokasi lain atau mengembalikan uang Monique apabila tidak bisa menyelesaikan pembangunan vila.

[Gambas:Video CNN]



Dari situ, Paul Kertameri menyatakan sempat menjanjikan vila di lokasi lain, yakni di Jalan Padang Tegal Sari Indah II, Denpasar. Namun, vila tersebut juga belum rampung dibangun.

Tak berhenti di situ, Paul disebut sudah tak bisa lagi dihubungi sejak Maret 2024. Hal tersebut yang kemudian membuat Monique kini mengambil langkah serius untuk meminta pertanggungjawaban.

"Terakhir kontak Maret 2024 setelah itu dia menghilang sampai sekarang," ucapnya.

"Saya enggak minta uangnya, tapi saya minta dia bertemu di notaris," kata Monique.

Gading Marten selaku adik juga meminta Paul Kertameri muncul dan bertanggung jawab. Ia menyatakan bakal mendukung Monique, sang kakak, dalam menghadapi Paul dan permasalahan tersebut.

"Ya jalur apa yang bisa kami tempuh, supaya Paul (Kertameri) bisa muncul, ya kami cari cara itu," kata Gading Marten.

"Saya pasti support keluarga karena kakak saya dirugikan dan sampai sekarang belum mendapatkan haknya," penegasan Gading Marten.

Hingga, kini belum ada pernyataan dari pihak Paul terkait dugaan penipuan tersebut. 

(tim/chri)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat