yoldash.net

Minyak Goreng Langka, Bolehkah Pakai Margarin untuk Menggoreng?

Bolehkah margarin digunakan untuk menggoreng sebagai pengganti minyak goreng?
Bolehkah margarin digunakan untuk menggoreng sebagai pengganti minyak goreng? ( ashishacoway/Pixabay)

Jakarta, Indonesia --

Sejumlah pedagang makanan di beberapa daerah memilih mengganti minyak goreng dengan margarin imbas kelangkaan minyak goreng sawit di pasaran. Mulai dari pedagang gorengan hingga pecel ayam memilih menggunakan margarin untuk menggoreng makanan yang akan dijual.

Bolehkah margarin digunakan untuk menggoreng sebagai pengganti minyak goreng ketika harus memasak dengan minyak banyak, misalnya gorengan, pecel lele, dan lainnya?

Ahli nutrisi yang juga merupakan pakar diet dan gizi klinik di Bandung, Johanes Chandrawinata mengatakan, penggunaan margarin untuk menggoreng makanan bisa berdampak buruk pada kesehatan.

Dia menjelaskan, margarin berasal dari minyak sawit yang kemudian dipadatkan dengan proses hidrogenasi. Saat proses ini dilakukan terjadi peningkatan asam lemak trans.

"Padahal sebelum diproses saja minyak ini sudah mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi," kata Johanes saat dihubungi Indonesia.com, Kamis (17/2).


Asam lemak trans ini berbahaya karena bisa meningkatkan kolesterol jahat dan menurunkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh. Selain itu, margarin juga mengandung garam yang bisa menambah asupan natrium ke dalam tubuh saat digunakan untuk menggoreng.

"Kelebihan natrium bisa meningkatkan tekanan darah dan berpotensi menurunkan fungsi jantung dan ginjal. Memang bisa dipakai untuk menggoreng, tapi ya itu konsekuensi kesehatannya banyak," jelas dia.

Dia pun menyarankan penggunaan minyak goreng lain alih-alih penggunaan margarin. Meskipun harganya memang bisa lebih mahal.

"Ada minyak kelapa atau minyak lainnya. Tapi memang harganya cukup mahal," kata dia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

(tst/chs)


[Gambas:Video CNN]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat