yoldash.net

Kemenhub Tawarkan KA Perkotaan Bandung Hingga IKN ke Investor China

DJKA Kementerian Perhubungan menawarkan proyek pengembangan kereta api perkotaan Bandung hingga IKN Nusantara kepada investor China.
DJKA Kementerian Perhubungan menawarkan proyek pengembangan kereta api perkotaan Bandung hingga IKN Nusantara kepada investor China. Ilustrasi. (Jedidiahmarada/Wikimedia).

Jakarta, Indonesia --

Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menawarkan proyek pengembangan kereta api (KA) Perkotaan Bandung hingga IKN Nusantara kepada investor China.

Penawaran itu dilakukan dalam forum dan pameran 17th Shanghai International Exhibition of Intercity and Urban Mass, Rail+Metro China 2024, 1-7 Juni lalu.

Selain KA Perkotaan Bandung, DJKA juga menawarkan KA Bandara serta KA perkotaan IKN kepada para peserta forum sebagai proyek potensial untuk dikerjasamakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Jenderal Perkeretaapian Risal Wasal dalam paparan bertajuk 'Foreseeing Indonesia: A Rail-Based Emerging Power' menyebut ketiga proyek itu merupakan bagian dari Rencana Strategis DJKA 2024-2029.

ADVERTISEMENT

"Dalam mewujudkan target pada Renstra berikutnya, kami membuka peluang bagi Bapak/Ibu untuk bersama-sama memaksimalkan pembangunan sektor perkeretaapian Indonesia, termasuk tiga proyek dengan potensi ekonomi tinggi tersebut," ungkap Risal seperti dikutip dari keterangan resmi, Senin (10/6).

Menurutnya, KA Perkotaan Bandung dipilih menjadi salah satu proyek yang ditawarkan mengingat perannya yang sangat strategis. Utamanya untuk mengakomodasi mobilitas masyarakat yang tinggi, sekaligus menghubungkan layanan Kereta Cepat Whoosh dengan pusat-pusat kegiatan ekonomi di kawasan metropolitan ini.

Dalam hal ini, proyek KA perkotaan Bandung diproyeksikan akan memiliki rasio pengembalian investasi (Investment Return Rate/IRR) sebesar 11,9 persen dan didukung dengan viability gap fund sebesar 49 persen.

"Dengan potensi sebesar ini, kami membuka peluang bagi bapak/ibu sekalian untuk berpartisipasi dalam proyek KA Perkotaan Bandung melalui skema KPBU dengan masa konsesi hingga 30 tahun," tutur Risal.

Lebih lanjut, terkait dengan pengembangan transportasi kereta api di kawasan IKN Nusantara, Risal menyebutkan saat ini masih terdapat dua rencana proyek yang masih terbuka untuk kerjasama investasi. Kedua proyek tersebut mencakup KA Bandara Sepinggan-IKN serta KA Perkotaan IKN yang akan melayani masyarakat di kawasan baru itu.

Risal menuturlan jalur KA Bandara Sepinggan-IKN akan melayani 5,2 juta penumpang per tahun pada 2030. Moda tersebut juga dapat memangkas waktu tempuh hingga hanya 30 menit untuk jarak 46,04 kilometer (km).

Menurutnya, jalur kereta api ini juga akan melalui pusat-pusat ekonomi Kalimantan Timur sehingga diharapkan dapat menjadi katalisator pertumbuhan kawasan tersebut.

"Sementara jalur KA Perkotaan IKN diharapkan dapat menghubungkan kawasan ibu kota baru ini dengan kota-kota sekitarnya seperti Balikpapan sehingga memudahkan mobilitas masyarakat di antara kedua kota tersebut," sambung Risal.

Guna mendukung rencana pengembangan KA Perkotaan IKN, Risal menyebut pemerintah siap memberi dukungan berupa pengadaan lahan dan pemberian viability gap fund (VGF) sebesar 49 persen dari total nilai investasi.

Pada kegiatan 17th Shanghai International Exhibition of Intercity and Urban Mass, Rail+Metro China 2024 ini, DJKA juga turut mengajak para stakeholder dan pelaku industri perkeretaapian untuk ikut serta menawarkan produk dan jasa unggulan dari masing-masing perusahaan.

Adapun badan usaha yang digandeng oleh DJKA untuk kegiatan ini yaitu PT Adhi Karya Tbk, PT Wijaya Karya Beton Tbk, PT Kereta Cepat Indonesia China, PT Kereta Commuter Indonesia, PT Celebes Railway Indonesia, dan PT Len Railway Systems.

Selain kegiatan pameran dan forum, Risal beserta para delegasi dari Indonesia juga mengunjungi Shanghai Engineering Research Center of Driverless Train Control of Urban Guided Transport pada 4 Juni 2024 dan Tongji University pada 6 Juni 2024.

"Ini merupakan kesempatan baik bagi kami untuk belajar dan mengembangkan sektor perkeretaapian Indonesia sehingga dapat menjadi sebagai kekuatan baru yang dibangun di atas rel kereta api (rail-based emerging power)," tutup Risal.

[Gambas:Video CNN]



(mrh/sfr)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat