yoldash.net

Kemenhub: Semua Penumpang Bus Wajib Pakai Sabuk Pengaman

Perusahaan Otobus telah diatur negara wajib menyediakan sabuk pengaman dua titik untuk semua jok, penumpang dikatakan Kemenhub wajib memakainya.
Perusahaan Otobus telah diatur negara wajib menyediakan sabuk pengaman dua titik untuk semua jok, penumpang dikatakan Kemenhub wajib memakainya. (istockphoto/LightFieldStudios)

Jakarta, Indonesia --

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut seluruh penumpang bus wajib menggunakan sabuk pengaman saat melakukan perjalanan.

Komentar ini berkenaan terjadinya kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat yang tengah membawa rombongan SMK Lingga Kencana Depok, Jawa Barat pada Sabtu (11/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Lalu Lintas Jalan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Ahmad Yani mengatakan Perusahaan Otobus (PO) wajib menyediakan minimal sabuk pengaman dua titik di setiap bangku penumpang.

"Wajib digunakan seluruh penumpang. Minimal seat dua titik pada semua tempat duduk," kata dia saat ditanya soal sabuk pengaman untuk penumpang bus, kepada Indonesia.com, Selasa (14/5).

ADVERTISEMENT

Ia menjelaskan aturan penggunaan sabuk keselamatan di bus ada di Peraturan Menteri Perhubungan 29 tahun 2015 tentang perubahan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 98 Tahun 2013 tentang standar pelayanan minimal angkutan orang dengan kendaraan umum dalam trayek.

Dalam penjelasan soal standar pelayanan minimal angkutan antarkota antar provinsi (AKAP) dan angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) di lampiran di peraturan itu dijelaskan bahwa sabuk pengaman, atau yang dibahasakan sabuk keselamatan, 'minimal 2 (dua) titik (Jangkar) pada semua tempat duduk untuk menjamin keselamatan penumpang'.

Sebelumnya kecelakaan di Subang bermula saat bus Trans Putra Fajar yang membawa rombongan pelajar SMK Lingga Kencana, melaju dari arah selatan menuju utara pada jalan menurun.

Bus kemudian oleng ke kanan dan menabrak Daihatsu Feroza dari arah berlawanan. Bus pun terguling ke kiri dengan posisi ban kiri di atas, lalu tergelincir dan menabrak tiga motor yang parkir di bahu jalan.

Bus yang berisi puluhan penumpang itu terhenti setelah menabrak tiang yang ada di bahu jalan arah Subang menuju Bandung tepat di depan Masjid As Saadah.

Sebanyak 11 orang meninggal dunia akibat peristiwa itu. Korban terdiri dari sembilan orang siswa SMK Lingga Kencana Kota Depok, seorang guru, dan seorang warga di sekitar tempat kejadian.

(can/fea)


[Gambas:Video CNN]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat