yoldash.net

5 Pemain Keturunan Bikin Kiper Filipina Pede Lawan Indonesia

Kiper andalan Filipina Neil Etheridge menilai kehadiran lima pemain keturunan membuatnya percaya diri menghadapi Timnas Indonesia.
Neil Etheridge yakin tambahan pemain naturalisasi bisa menambah kekuatan Filipina. (AFP/TED ALJIBE)

Jakarta, Indonesia --

Kiper andalan Filipina Neil Etheridge menilai kehadiran lima pemain keturunan membuatnya percaya diri menghadapi Timnas Indonesia.

Itu diucapkan Etheridge dalam jumpa pers seusai laga melawan Vietnam, Kamis (6/6) malam. Dalam pertandingan di Stadion My Dinh ini Filipina kalah 2-3.

"Meski saya tidak bisa bermain ofensif, tapi keseluruhan tim tetap membuat saya bangga. Tim saya hari ini juga kedatangan 5 pemain baru yang masih berusaha berintegrasi," kata Etheridge.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lima pemain yang dimaksud Etheridge adalah Adrian Ugelvic, Scott Woods, Zico Bailey, Dylan Demuynck, dan Alex Monich. Namun ada empat pemain wajah baru lainnya.

Mereka itu Griffin McDaniel, Jeremiah Borlongan, Matthew Baldisimo, dan Kristofer Reyes. Dari keempat pemain ini, hanya McDaniel yang sudah debut saat melawan Vietnam.

Tambahan pemain ini diyakini Etheridge membuat Filipina makin kukuh. Ia percaya performa pemain akan meningkat dalam laga kedua melawan Indonesia di Jakarta.

Duel Indonesia versus Filipina dalam lanjutan fase kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (11/6) malam.

Dalam laga ini Filipina tanpa beban. Mereka sudah pasti tak bisa lolos ke fase ketiga kualifikasi. Sebaliknya Indonesia dalam tekanan harus menang dalam duel ini.

Etheridge mengatakan, Filipina pantas menang saat melawan Vietnam. Kekalahan ini menjadi pelajaran penting agar tidak terulang dalam duel melawan skuad Merah Putih.

"Saya pikir tim Filipina bermain sangat baik hari ini, tapi ini bukan hasil yang kami harapkan," kata kiper yang ikut mengalahkan Indonesia di Piala AFF 2014 ini menjelaskan.

"Saya pikir kami seharusnya memiliki peluang untuk menyelesaikan pertandingan di babak pertama, tetapi tidak bisa memanfaatkannya," ucap Etheridge.

[Gambas:Video CNN]

(abs/jun)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat