yoldash.net

Pemilu Ulang di Gorontalo Digelar Mulai Sabtu ini

Pemilu ulang Gorontalo, yang diperintahkan MK lantaran parpol-parpol tak penuhi syarat kuota perempuan, digelar pada 22 Juni dan 13 Juli.
Ilustrasi. Pemungutan suara ulang digelar di Gorontalo akibat tak penuhi syarat kuota perempuan. (iStock/Panuwat Dangsungnoen)

Makassar, Indonesia --

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gorontalo menetapkan pemungutan suara ulang (PSU) di daerah pemilihan (Dapil) 6 digelar 13 Juli dan di Kabupaten Gorontalo pada 22 Juni.

Pemilu ulang itu merupakan hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Daerah yang akan menggelar PSU itu antara lain di Kabupaten Boalemo, Kabupaten Pohuwato, kemudian di TPS 02 Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dapil 6 akan digelar tanggal 13 Juli 2024. Kalau untuk Kabupaten Gorontalo 22 Juni," kata Ketua KPU Gorontalo, Fadliyanto Koem kepada wartawan, Selasa (18/6).

Fadliyanto menerangkan bahwa penentuan jadwal PSU tersebut bertepatan dengan waktu libur masyarakat agar tidak ada aktivitas warga yang terganggu.

"Hari Sabtu dipilih oleh KPU RI karena pelaksanaan pemungutan suara tersebut itu adalah hari libur atau hari yang diliburkan," ungkapnya.

KPU menerangkan PSU di Dapil 6 Gorontalo digelar karena empat partai, yakni PKB, Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai NasDem, tidak memenuhi keterwakilan perempuan sebesar 30 persen.

"Untuk PSU di dapil DPRD Gorontalo 6, itu ada partai yang diwajibkan memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen," kata Komisioner KPU RI, Idham Holik kepada Indonesia.com, Jumat (14/6).

"Apabila nanti ada partai yang sekiranya tidak memenuhi kuota keterwakilan 30 persen untuk jumlah maksimal kursi di sana, sebanyak 11 kursi, maka nanti jumlah calegnya akan dikurangi," imbuhnya.

MK pun memerintahkan PSU di seluruh TPS di Dapil 6 Gorontalo untuk Pileg tingkat DPRD Provinsi Gorontalo.

Hal ini diputuskan majelis hakim MK dalam sidang pengucapan putusan terhadap Perkara Nomor 125-01-08-29/PHPU.DPR-DPRD-XXII/2024 yang dimohonkan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

MK juga membatalkan Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 tentang Penetapan Hasil Pilpres, Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota Secara Nasional dalam Pemilihan Umum Tahun 2024 sepanjang menyangkut perolehan suara untuk Calon Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil Gorontalo.

Mahkamah juga memerintahkan KPU terlebih dahulu meminta partai politik peserta Pileg DPRD Provinsi Gorontalo di Dapil Gorontalo 6 yang tidak memenuhi syarat minimal calon perempuan untuk memperbaiki daftar calon hingga memenuhi keterwakilan perempuan minimal 30 persen.

(mir/arh)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat