yoldash.net

KPK Jamin Pemeriksaan Hasto PDIP Murni Penegakan Hukum

KPK menampik pemeriksaan terhadap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bermuatan politis. Semua dilakukan guna mencari keberadaan buronan Harun Masiku.
KPK menampik pemeriksaan terhadap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto bermuatan politis. Semua dilakukan guna mencari keberadaan buronan Harun Masiku (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Jakarta, Indonesia --

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan pemeriksaan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat Harun Masiku murni proses penegakan hukum.

Hal itu disampaikan Tim Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (11/6).

"Pemeriksaan saksi hari kemarin adalah bukan sesuatu yang tiba-tiba. Karena sebelumnya KPK juga sudah melakukan pemeriksaan setidaknya terhadap 3 saksi dan pemeriksaan," kata Budi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu tentunya menjadi sebuah siklus yang keberlanjutan. Jadi bukan sesuatu yang tiba-tiba. Sehingga kami pastikan bahwa pemeriksan tersebut adalah murni proses penegakan hukum," ujar Budi.

ADVERTISEMENT

Dia mengatakan pendalaman mengenai di mana Harun Masiku juga akan dilakukan lewat ponsel milik Hasto yang baru saja disita.

"Yang tentu keterangan-keterangan di dalamnya dibutuhkan dalam proses pemeriksaan dalam perkara ini," kata Budi.

Budi menyebut tim penyidik akan mengoptimalkan berbagai cara untuk mendapatkan informasi dan keterangan yang dibutuhkan.

Hasto Kristiyanto sebelumnya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap yang menjerat mantan calon legislatif PDIP Harun Masiku.

Hasto mengaku diperiksa selama 4 jam oleh Tim Penyidik KPK. Selain itu, Hasto mengaku ponsel hingga catatannya disita oleh penyidik KPK.

Terbaru, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengaku sudah mengetahui keberadaan Harun Masiku. Alex berharap dalam satu minggu ke depan Harun Masiku bisa segera ditangkap.

"Saya pikir sudah.Mudah-mudahan saja dalam satu minggu ketangkap. Mudah-mudahan," kata Alex usai rapat di Komisi III DPR, Selasa (11/6).

(pop/bmw)


[Gambas:Video CNN]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat