yoldash.net

Wali Kota Muslim London Desak PM Inggris Serukan Gencatan di Gaza

Wali Kota London, Inggris, Sadiq Khan mendesak Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak hingga Presiden AS Joe Biden untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza.
Wali Kota London Sadiq Khan desak gencatan senjata di Jalur Gaza. (Getty Images via AFP/KENA BETANCUR)

Jakarta, Indonesia --

Wali Kota London, Inggris, Sadiq Khan mendesak Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak hingga Presiden Amerika Serikat Joe Biden untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza.

"Kami ingin menghentikan penjualan senjata tersebut ke Israel. Kami ingin mengatakan kepada Perdana Menteri [Rishi] Sunak dan Presiden [Joe] Biden, gunakan pengaruh Anda dan hentikan pembunuhan," ucap Khan pada sebuah pidato umum seperti dikutip Middle East Monitor, Minggu (21/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khan yang juga merupakan seorang Muslim prihatin dengan kondisi terkini di Jalur Gaza imbas gempuran Israel pada beberapa waktu terakhir.

Khan menilai bahwa Ramadan tahun ini menjadi yang tersulit karena banyak peristiwa yang terjadi pada saat bersamaan.

"Ramadhan tahun ini sangat sulit karena tingginya biaya hidup, anti-Muslim (Islamofobia) dan kehancuran di Gaza," imbuhnya.

Serangan Israel hingga kini dikabarkan menelan hingga lebih dari 34.000 korban jiwa. Anggota layanan sipil dan paramedis setempat berhasil mengevakuasi sejumlah jenazah yang terkubur di kuburan massal Israel.

"Mayat-mayat tersebut termasuk perempuan lanjut usia, anak-anak, dan laki-laki muda," kata reporter Al Jazeera di Khan Younis, Hani Mahmoud.

Kuburan serupa juga ditemukan di kawasan Rumah Sakit Al Shifa pada awal pekan ini. Namun, Israel masih gencar mengepung fasilitas tersebut selama berhari-hari.

Khan pun menilai bahwa terdapat sejumlah pihak yang sengaja ingin memecah belah kedamaian masyarakat.

Oleh sebab itu, Khan selaku Wali Kota London yang mendukung kemerdekaan bagi warga Palestina mendesak dua tokoh penting tersebut untuk mendorong upaya gencatan senjata bagi Israel.

(val/bac)


[Gambas:Video CNN]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat