yoldash.net

Fortune: BRI Lembaga Keuangan No 1 di Indonesia, No 4 di Asia Tenggara

Media ekonomi dunia Fortune menempatkan BRI di peringkat satu industri perbankan dan keuangan di Indonesia melalui daftar Fortune Southeast Asia 500.
Untuk pertama kalinya, BRI menduduki peringkat pertama untuk industri perbankan dan keuangan di Indonesia dalam daftar Fortune Southeast Asia 500. (Foto: Arsip BRI)

Jakarta, Indonesia --

Untuk pertama kalinya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menduduki peringkat pertama untuk industri perbankan dan keuangan di Indonesia dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 yang dirilis oleh media ekonomi dunia, Fortune, pada Selasa (18/6).

Daftar yang sama juga mencantumkan BRI di peringkat keempat kategori finansial di Asia Tenggara. Secara umum, BRI menduduki peringkat 15 dari 500 perusahaan pada daftar tersebut.

Direktur Utama BRI, Sunarso menilai bahwa capaian itu merupakan pengakuan dunia internasional atas strategi dan langkah BRI menghadapi ketidakpastian ekonomi global serta era suku bunga tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hal tersebut terbukti berhasil menjadi landasan dalam pencapaian kinerja yang positif bagi BRI yang menjadi leader di industri perbankan di Indonesia," kata Sunarso.

Sebelumnya, pada tahun ini Forbes juga menobatkan BRI sebagai perusahaan terbesar di Indonesia melalui Forbes The Global 2000.

ADVERTISEMENT

Fortune Southeast Asia 500 mengurutkan 500 perusahaan terbesar di Asia Tenggara yang dinilai berdasarkan revenue, profit dan aset. Mengutip website Fortune, BRI mencatatkan revenue sebesar US$14,9 miliar, dengan profit mencapai US$3,9 miliar dan aset sebesar US$127,6 miliar.

Pemeringkatan Fortune mencakup perusahaan dari 7 negara Asia Tenggara, yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Kamboja. Indonesia sendiri mendominasi dengan 110 perusahaan, diikuti Thailand dengan 107 perusahaan dan Malaysia dengan 89 perusahaan.

Editor Eksekutif Fortune Asia, Clay Chandler mengungkapkan bahwa Fortune Southeast Asia 500 merefleksikan wilayah Asia Tenggara yang dinamis dan cepat berubah, dengan perekonomian utama yang bertumbuh lebih cepat dibandingkan Eropa atau Amerika Serikat.

"Hal ini sebagian disebabkan oleh peran Asia Tenggara yang jauh lebih penting dalam perekonomian global, salah satunya karena sejumlah perusahaan multinasional Global 500 telah mengalihkan lebih banyak rantai pasokan mereka ke negara-negara Asia Tenggara," kata Clay.

(rea/rir)


[Gambas:Video CNN]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat