yoldash.net

Intip Gaji Komut Pertamina Simon Aloysius Mantiri yang Bikin Ngiler

PT Pertamina (Persero) Tbk kini memiliki komisaris utama baru yakni Simon Aloysius Mantiri. Berikut kisaran gajinya.
PT Pertamina (Persero) Tbk kini memiliki komisaris utama baru yakni Simon Aloysius Mantiri. (Instagram/@simon.mantiri).

Jakarta, Indonesia --

PT Pertamina (Persero) Tbk kini memiliki komisaris utama baru yakni Simon Aloysius Mantiri. Ia menggantikan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang meninggalkan kursi komisaris utama pada Februari lalu.

Simon yang merupakan anggota Dewan Pembina DPP Partai Gerindra itu diputuskan menjadi komisaris utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2023 PT Pertamina (Persero) yang dilaksanakan Senin, (10/6).

Sebagai komisaris utama, Simon akan mendapatkan gaji. Besaran gaji komisaris Pertamina tertuang dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-13/MBU/09/2021 tentang Perubahan Keenam Atas Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-04/MBU/2014 tentang Pedoman Penetapan Penghasilan Direksi, Dewan Komisaris, dan Dewan Pengawas Badan Usaha Milik Negara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk komisaris utama, besaran gaji sebesar 85 persen dari gaji direktur utama. Sementara gaji direktur utama, perhitungannya ditetapkan lewat pedoman internal yang ditetapkan oleh menteri BUMN. Besaran gaji ini ditetapkan melalui RUPS/Menteri BUMN setiap tahun selama satu tahun terhitung sejak Januari tahun berjalan.

Terkait dengan besaran gaji ini, Ahok pada 2020 pernah buka-bukaan memberitahukan bahwa gajinya sebagai komut di Pertamina tembus Rp170 juta per bulan.

Selain gaji, Ahok juga menyebut dirinya mendapatkan bonus tantiem atau insentif kerja. Namun, Ahok tidak tahu pastinya.

Namun berdasarkan informasi yang ia dengar, untuk level direktur utama bonus tantiemnya bisa tembus sampai Rp25 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan Pertamina 2022, kompensasi manajemen kunci alias direksi dan personil lain yang mempunyai peranan kunci dalam perusahaan mencapai US$23,9 juta atau sekitar Rp358,5 miliar (asumsi kurs Rp15 ribu per dolar AS).

Apabila dibagi enam orang anggota direksi, maka setiap direksi mendapatkan Rp59,75 miliar per tahun atau Rp4,97 miliar per bulan pada 2022. Kompensasi dirut, besarannya di atas nominal tersebut.

Saat ini, besaran kompensasi manajemen kunci bisa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dengan mempertimbangkan kinerja perusahaan.

[Gambas:Video CNN]

(fby/sfr)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat