yoldash.net

Apa Investasi Tepat Buat Biayai Kuliah Anak yang Naik Gila-gilaan?

Sejumlah perencana keuangan memberikan tips untuk memilih investasi yang cocok untuk membiayai kuliah anak di masa depan.
Sejumlah perencana keuangan memberikan tips untuk memilih investasi yang cocok untuk membiayai kuliah anak di masa depan. Ilustrasi. (iStockphoto/pondsaksit).

Daftar Isi
  • 1. Emas
  • 2. Sukuk / Obligasi
  • 3. Reksadana
  • 4. Agribisnis
Jakarta, Indonesia --

Setiap orang tua pasti ingin sang anak mendapatkan pendidikan yang terbaik. Karenanya, tak heran banyak orang tua yang berusaha keras menyekolahkan anaknya hingga kuliah di perguruan tinggi.

Namun biaya kuliah di perguruan tinggi tidak lah murah. Terlebih, saat ini biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di sejumlah perguruan tinggi negeri di Indonesia tengah melonjak.

Karena itu, para orang tua mesti mempersiapkan uang kuliah anak sejak dini, termasuk dengan investasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas investasi apa yang tepat untuk mempersiapkan UKT anak?

Lihat Juga :

ADVERTISEMENT

1. Emas

Perencana Keuangan Zielts Consulting Ahmad Gozali mengatakan produk investasi yang cocok perlu mempertimbangkan jangka waktu kapan dana UKT akan digunakan. Untuk jangka menengah atau sekitar 5 sampai 10 tahun, maka emas bisa diandalkan.

Ia mengatakan emas bisa menjadi pilihan investasi bagi orang awam yang tidak mau repot dengan menghitung tingkat inflasi dan administrasi legalitas.

"Karena emas dipercaya bisa mengimbangi inflasi. Maka tak perlu repot-repot lagi hitung inflasi," katanya kepada Indonesia.com.

Lihat Juga :

2. Sukuk / Obligasi

Ahmad juga menyarankan Anda untuk menyiapkan dana abadi misalnya sebesar Rp500 juta. Lalu tempatkan dana tersebut dalam sukuk atau obligasi dengan pembagian kupon per enam bulan.

"Dengan asumsi rate kupon 6 persen net, maka setiap semester kita akan mendapatkan hasil Rp15 juta untuk bayar UKT," katanya.

Ia mengatakan dana pokok yang sebesar Rp500 juta tidak perlu dicairkan, tapi terus dibelikan sukuk atau obligasi. Setelah anak pertama lulus, hasil investasinya bisa untuk anak kedua, dan seterusnya.

3. Reksadana

Perencana Keuangan dan Founder Rekadana Rina Dewi Lina mengatakan Anda juga bisa menggunakan reksadana untuk mempersiapkan UKT anak. Jika anak baru berusia 1 sampai 5 tahun, maka bisa menggunakan reksadana saham atau campuran.

Dengan reksadana saham atau campuran, Anda bisa menyiapkan uang hanya ratusan ribu dengan hasil yang lebih maksimal asalkan berinvestasi secara disiplin dan regular.

Sementara jika anak sudah berusia 7 sampai 10 tahun, maka bisa menggunakan reksadana campuran atau reksadana pendapatan tetap. Karena jangka waktunya semakin pendek, maka uang yang disiapkan akan jadi lebih besar yakni bisa jadi jutaan rupiah per bulan.

"Nah kalau waktunya sudah tinggal beberapa tahun lagi, reksadana pasar uang pilihannya atau menabung biasa," katanya.

4. Agribisnis

Sementara itu, Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan Anda juga bisa menyiapkan dana pendidikan anak dengan berinvestasi di agribisnis semisal menanam pohon jati.

Saat panen, maka Anda bisa sedikit demi sedikit mengumpulkan dana untuk kuliah.

"Karena tanaman ini perlu waktu cukup lama dari sejak ditanam hingga bisa dipanen, maka hal tersebut menjadi jarak waktu yang ideal karena berarti ketika si anak siap kuliah atau maka tanamannya sudah siap dipanen," katanya.

[Gambas:Video CNN]



(fby/sfr)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat