yoldash.net

Pertamina dan Polri Kerja Sama Amankan Objek Vital Nasional Strategis

Kerja sama Pertamina dan Polri, khususnya Baharkam Polri itu bertujuan meningkatkan koordinasi, pengawasan, dan sinergitas di lingkungan kerja Pertamina.
Pertamina dan Baharkam Polri dalam penandatanganan perjanjian kerja sama tentang bantuan pengamanan dan penanganan pelanggaran dan/atau tindak pidana di objek vital nasional strategis dan objek vital lainnya dalam lingkungan Pertamina di Surabaya, Selasa (7/5). (Foto: Arsip Pertamina)

Jakarta, Indonesia --

Pertamina dan Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menandatangani perjanjian kerja sama tentang bantuan pengamanan dan penanganan pelanggaran dan/atau tindak pidana di objek vital nasional strategis dan objek vital lainnya dalam lingkungan Pertamina di Surabaya pada Selasa (7/5).

Senior Vice President HSSE Pertamina Lelin Eprianto mengatakan, kerja sama itu bertujuan meningkatkan koordinasi, pengawasan, dan sinergitas antara Pertamina dan Polri, khususnya Baharkam Polri untuk menjaga lingkungan kerja Pertamina.

"Ini merupakan momentum keberlanjutan dari kerja sama yang telah dibangun selama ini. Perjanjian kerja sama ini dalam fokus pengamanan aset Pertamina sebagai objek vital nasional," kata Lelin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terlebih, kata Lelin, potensi kejahatan saat ini semakin canggih. Kerja sama itu juga menjadi langkah mitigasi risiko Pertamina.

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Komjen Pol Mohammad Fadil Imran menilai kerja sama ini sebagai komitmen Polri dalam membangun sinergitas menjaga lingkungan Pertamina dan keamanan negeri.

ADVERTISEMENT

"Indonesia sebagai pemegang penuh hak milik kekayaan alam untuk mewujudkan masyarakat yang makmur dan sejahtera. Untuk itu, kita harus sama-sama menjaganya," kata Fadil dalam sambutannya.

Adapun penindakan hukum akan dilakukan dengan terukur, tepat sasaran, dan memiliki dampak yang signifikan.

"Cara kerja konvensional dalam penegakan hukum harus segera ditinggalkan. Pengalaman Pertamina dalam mengidentifikasi pelaku, teknologi yang dimiliki Pertamina untuk mengetahui jaringan menjadi amunisi yang cukup ampuh sehingga orang-orang akan berpikir lagi untuk melakukan tindakan melawan hukum ke Pertamina," ujar Fadli.

Sementara, Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menambahkan, sinergi Pertamina dengan Kepolisian yang intensif terjalin tak hanya di bidang pengamanan aset fisik, namun juga non fisik seperti pengelolaan citra Pertamina.

"Kami mengapresiasi dukungan Kepolisian dan berbagai institusi lainnya pada Pertamina, sehingga kami dapat menjalankan peran menjaga ketahanan dan distribusi energi nasional ke seluruh wilayah Indonesia dengan baik," kata Fadjar.

(rea/rir)


[Gambas:Video CNN]

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat