yoldash.net

Plus Minus Menabung di Bank Syariah Dibanding Umum

Masyarakat saat ini memiliki banyak pilihan untuk menabung, termasuk di perbankan. Tidak seperti dulu hanya ada bank umum, sekarang ada bank syariah.
Masyarakat saat ini memiliki banyak pilihan untuk menabung, termasuk di perbankan. Tidak seperti dulu hanya ada bank umum, sekarang ada bank syariah. ( REUTERS/WILLY KURNIAWAN).

Daftar Isi
  • Untung Menabung di Bank Syariah
    • 1. Kedamaian pikiran alias peace of mind
    • 2. Lebih jelas, bebas perjudian dan unsur haram
    • 3. Bunga flat
    • 4. Memiliki produk khusus
  • Minus Menabung di Bank Syariah
Jakarta, Indonesia --

Masyarakat saat ini memiliki banyak pilihan untuk menabung, termasuk di perbankan. Tidak seperti dulu hanya ada bank umum, sekarang ada bank syariah.

Bank syariah adalah perbankan yang dibentuk dan memberikan layanan ataupun produk sesuai dengan prinsip syariah Islam sehingga aman bagi masyarakat yang takut berurusan dengan bank umum karena khawatir riba.

Namun, tentu ada untung dan rugi bila menabung di bank Syariah yang perlu menjadi pertimbangan sebelum memulai membuka rekening.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untung Menabung di Bank Syariah

Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan setidaknya ada empat keuntungan menabung di bank Syariah.

1. Kedamaian pikiran alias peace of mind

Bagi umat Islam yang memang ingin memiliki produk keuangan yang sesuai dengan ajaran agama Islam, menabung di bank syariah tentu bakal memberikan ketenangan pikiran bagi mereka. Paling tidak, dengan menabung di bank itu, mereka lepas dari jerat riba.

"Karena bank Syariah mengikuti berbagai macam aturan Islam tentang masalah yang berkaitan dengan transaksi ekonomi, serta diawasi pula pelaksanaannya oleh Dewan Pengawas Syariah yang merupakan representasi dari Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia," ujarnya kepada Indonesia.com.

2. Lebih jelas, bebas perjudian dan unsur haram

Aturan-aturan Islam yang dijalankan membuat customer bank Syariah tidak perlu khawatir transaksi ekonominya baik menabung maupun meminjam akan mengandung unsur Maisyir (Perjudian), Gharar (ketidakjelasan), Haram , serta riba.

3. Bunga flat

Ketika mengajukan kredit di bank Syariah, maka akan diberlakukan (setara) bunga yang flat. Jadi tidak terpengaruh oleh kenaikan suku bunga.

4. Memiliki produk khusus

Bank syariah juga memiliki produk-produk khusus yang tidak dimiliki oleh bank konvensional. Contohnya Tabungan Haji dan Umroh, serta menabung dan gadai emas.

Menambahkan, Perencana Keuangan One Shield Consulting Budi Rahardjo mengatakan ada keuntungan lain menabung di bank Syariah, yakni mendapatkan nisbah.

"Nisbah adalah sistem bagi keuntungan antara bank sebagai pengelola dana dan nasabah. Karena berbentuk nisbah, maka nasabah terbebas dari konsep bunga yang sahamnya diterapkan di bank konvensional dan tidak sesuai dengan prinsip syariah," jelasnya.

Minus Menabung di Bank Syariah

Andi dan Budi sama-sama melihat ada poin minus dalam menabung di bank Syariah. Menurut Andi, setidaknya ada tiga poin minus yang perlu dilihat.

Pertama, kantor-kantor cabang serta mesin ATM bank Syariah belum sebanyak bank konvensional yang sudah bisa menjangkau sampai ke pelosok Indonesia. Hal ini tentunya merepotkan nasabah yang hendak bertransaksi.

Kedua, system IT dan operasionalnya dirasa belum secanggih bank konvensional. Sehingga, lebih memungkinkan terjadi gangguan dibanding bank umum.

Ketiga, bagi nasabah kredit, bunga yang diberlakukan akan terasa lebih besar daripada bunga bank konvensional, dan akan tetap flat seandainya suku bunga bank turun.

Sedangkan, Budi melihat karena konsepnya Syariah, maka keuntungan bagi hasil tidak pasti diterima setiap bulannya.

"Karena prinsip utamanya dari bank syariah ini adalah bagi hasil, maka ada ketidakpastian keuntungan karena bergantung pada kinerja pengelolaan dana," pungkas Budi.

[Gambas:Video CNN]



(agt/agt/bac)

Terkini Lainnya

Tautan Sahabat